Postingan

Seorang Kawan, Reclining Buddha, dan Tidur yang Tak Nyenyak

Gambar
Sumber gambar: milik pribadi Petanimencatat - Ini hari sial. Diawali dengan hasil seri pertandingan Arsenal melawan Sporting CP dini hari tadi, membuat momen begadangku kurang afdhol. Dilanjutkan tidak berkualitasnya tidur pagiku pada pukul 06.00 dan harus bangun pukul 09.00 karena sudah tidak dapat dipaksakan lagi. Namun diantara semua kesialan itu, hal yang paling brengsek adalah, saat memutuskan untuk bangun, tiba-tiba kudapati seorang kawan tidur dengan posisi ala Reclining Buddha atau dalam bahasa Yunani disebut juga pose Buddha Tidur. Persoalannya bukan pose tidurnya, melainkan kenyataan bahwa dalam keadaan tidur pun kawanku ini masih mengejek orang lain. Dan, kali ini aku, yang tidak bisa tidur nyenyak, diejeknya. Dalam banyak hal, percayalah, dia bukan orang ramah untuk interaksi yang santun. Tapi tentang posisi tidur yang persis pose Buddha Tidur itu, adalah hal yang menarik perhatianku seketika melihatnya. Bayangan patung Buddha Tidur di Trowulan Mojokerto lalu ha...

Perjuangan Meraih Impian

Gambar
Sumber gambar: motivadrenalin.com Hai, gaes, cerita kali ini tentang perjalanan hidup dan perjuangan seseorang hingga memperoleh beasiswa kuliah ke luar negeri. Tepatnya ke negeri Tiongkok, negerinya orang-orang neoliberalis yang berbaju komunis. Aku sangat mempercayai bahwa tidak ada hal-hal besar yang dilakukan dengan mudah. Suatu pencapaian yang amat berharga pasti melewati proses yang mengucurkan keringat, berdarah-darah hingga bahkan penuh nanah. Seperti semboyan Jawa Timur, "jer besuki mawa bea". Setiap kemenangan memerlukan pengorbanan. Demikian pula keberhasilan Wulan, tokoh kita kali ini, mendapat beasiswa kuliah ke negerinya Mao Zedong itu. Prosesnya tidak pernah sesederhana yang dipikirkan oleh orang-orang. Ada 'harga' yang mesti dibayar. Ada cerita yang patut didengar. *** Wulan lahir di Probolinggo, 19 tahun yang lalu pada 25 Januari. Sebagaimana diakuinya sendiri, mahasiswi Fuzhou Normal University ini adalah anak yang s...

Balada Cinta Hozan Qudsy (Part III-End)

Gambar
Sumber gambar: milik pribadi Untuk kelengkapan cerita yang lebih yahud, silakan baca part I dan part II . Ada sebuah ungkapan, entah siapa yang mengatakan aku lupa, yang kurang lebih berbunyi: "yang sulit itu bukan mengatakan 'selamat tinggal', tapi membiasakan diri tanpa hal-hal yang dulu biasa kita lakukan." Gaes, aku kira setiap orang yang kandas percintaannya menghadapi kesukaran ini. Siapapun orangnya, selagi ia memiliki rasa cinta yang mendalam. Kebiasaan-kebiasaan seperti saling bertukar kabar, bertemu, bersenda gurau, bahkan sampai melakukan hal-hal bodoh dan gila bersama orang terkasih akan sangat sulit dilupakan. Lebih-lebih jika berada pada posisi diputusin atau dikhianatin. Sungguh tidak pernah mudah memulai hidup yang baru dengan keadaan yang demikian. Hal yang senada tentunya juga dialami oleh tokoh kita, sang jenderal asmara, Hozan Qudsy. Aku tau dari beberapa orang. Setelah hubungannya putus dengan seorang gadis bernama A...

Sensei Art dan Desain Grafis (not Gratis)

Gambar
Sumber gambar: milik Sensei Art Bisa jadi memang tidak penting untuk tau apa itu Sensei Art. Karena kata itu mungkin tidak akan pernah masuk pada ujian nasional atau tes CPNS. Tapi, sekali-kali jangan menafsir-nafsirkan bahwa 'Sensei' itu artinya guru dalam bahasa Jepang dan 'Art' adalah seni. Lalu dimaknai Sensei Art adalah sejenis seni bersenggama ala school teacher dari Jepang. Sama sekali tidak demikian, sodara-sodara. Sensei Art itu adalah nama brand. Ia adalah jasa penerima editing photo atau desain grafis yang sedang berkembang di wilayah tapal kuda. Usaha ini dirintis dan dikembangkan oleh seorang lelaki yang menyedihkan. Hozan Qudsy namanya. Hozan adalah teman baik saya. Dia salah satu anggota Power Rangers, sebuah genk nir-faedah yang penuh canda tawa. Dalam desain grafis, skill kawan saya ini tidak boleh diragukan. Dia sangat ahli menyulap wajah (foto) menjadi lebih keren dengan berbagai teknik: WPAP, Vektor, Karikatur, dan Lines. Hasilnya,...

Membaca dan Menjadi Rakyat yang Cerdas

Gambar
Sumber gambar: m.republika.co.id Kalian ingat tidak siapa yang menggunakan sentimen agama untuk memenuhi syahwat politiknya yang menggebu-gebu pada Pilkada DKI Jakarta tahun lalu? Itu loh demo berjilid-jilid yang bombastis. Ternyata, isu agama sekarang masih tetap digunakan untuk pilpres tahun depan. Kita harus sadar dong langkah-langkah politik semacam ini. Apalagi menggunakan agama sebagai bungkus. Masa iya kita terus-menerus mau dipermainkan oleh politisi-politisi yang libido politiknya lebih besar dari seorang hiperseks sekalipun? Dengan strategi yang hampir sama pula, iya kan? Katanya mau memuliakan agama, tapi agama kok dijadikan alat untuk pemuas nafsu politik sih? Kalian tau kan sejarah berdirinya kerajaan Islam seperti dinasti Umayyah atau Abbasiyah? Agama dijadikan alat legitimasi kekuasaan, broh! Yang terjadi ya pertumpahan darah dan caci-maki. Para politisi itu ya, kebanyakan hanya butuh suara politik kita di bilik TPS. Selebihnya, jika mereka jadi, mungkin kita ...

Balada Cinta Hozan Qudsy (Part II)

Gambar
Sumber gambar: rumahtanggaindonesia.com Untuk kesinambungan alur cerita, silakan baca part I disini . "Kemarin dia datang ke sini. Terus, tadi sore pulang. Sebelum dia pulang, aku menawarkan diri untuk nganter dia. Tapi dia menolak. Dia bilang, dia pulang bareng pamannya temannya. Aku agak gak percaya, soalnya dia sudah berbohong sebelumnya saat datang kesini. Dia bilangnya datangnya naik bus, tapi kenyataannya tidak demikian. "Akhir-akhir ini dia memang penuh drama. Sebelum dia pulang, dia bilang ke temannya bahwa hapenya mati. Kata temannya, dia mau menghubungiku kalau sudah sampai ke rumahnya. "Sejujurnya, hari ini aku sangat butuh dia.  Aku ingin bersamanya. Tadi siang aku ujian proposal, aku kira dia mau menyemangatiku. Tapi ternyata tidak. Bahkan dia seperti tidak antusias." Pemirsa, perhatikan betapa bertele-telenya dia dalam bercerita. Untung dia yang telpon hingga aku nggak rugi pulsa untuk curhatan yang nir-faedah ini. Dengan ogah...

Balada Cinta Hozan Qudsy (Part I)

Gambar
Sumber gambar: rumahkeluargaindonesia.com Pemirsa yang budiman, baiknya kalian tidak tergesa-gesa menyimpulkan kisah yang satu ini. Meskipun judulnya terdengar mirip dengan 'Balada Gitar Tua'-nya Rhoma Irama, aku pastikan bahwa ini sama sekali berbeda. Ini adalah kisah cinta yang menyakitkan tapi mengesankan. Bila kalian tak kenal siapa itu Hozan Qudsy, jangan ambil pusing. Anggap saja ia adalah Yusfan, Arfan, Hasanah, Nayra, Brilian, Anisa, Elok, Novia, Nita, Cindy, Dian, Ria, atau siapapun. Terserah. Kisah ini bisa terjadi pada siapa saja. Sebab yang terpenting bukan siapa tokohnya, tapi bagaimana jalan ceritanya. *** 3 Pebruari 2018. Itu adalah hari Sabtu malam Minggu. Aku sedang ibadah 'ngopi' dengan teman-teman di warung kopi sederhana tanpa WiFi. Sebagai golongan orang-orang jomblo bermartabat yang punya pengertian, kami tidak mau menyumbang kemacetan dan melakukan pemborosan BBM untuk perjalanan yang tidak penting di malam Minggu. ...

Curhatan-curhatan dari Teman-teman

Gambar
Sumber gambar: ugetuget.com Dan yang terbaru, seorang teman curhat via chat Whatsapp tentang pertengkarannya dengan sang suami. Ini kusalin percakapan kami, dan aku sunting beberapa hal untuk kepentingan privasinya. “Aku biarkan dari kemarin karena aku pikir dia butuh nenangin diri, tapi aku hubungi kok nggak digubris,” katanya. “Mungkin kamu perlu mencarinya besok.” “Awalnya aku chat dan telpon, masuk. Tapi setelah itu gak bisa. Mungkin (internet) datanya dimatiin,” ujarnya memikirkan kemungkinan. “Besok aja dicari. Kamu pasti tau tempat biasa dia nongkrong.” Aku masih dengan saran yang sama. Lalu, dia chat lagi, “beberapa kali aku kayak gini. Aku yang cari, aku yang susah payah. Sakit rasanya.” ( ya, iyalah, Bu. Masa tetangga yang mau susah payah dan bersakit-sakit, kan kamu yang enak-enakan sama suamimu? Gimana sih! ) “Ya, kan kamu sendiri yang memilih untuk menikahinya.”  “Dia itu angkuh. Sangat , sangat angkuh. Entah kenapa akhir-akhir ini ...

Sam Tobacco dan Rokok 'Tingwe'

Gambar
Sumber gambar: facebook.com/samtobacco Selain penikmat kopi, aku adalah perokok, meskipun tidak masuk kategori perokok berat. Sebab seingatku, belum pernah aku ngisap kaki meja atau tiang listrik.  Perihal rokok ini, sungguh amat 'debatable'. Bahkan perdebatan pendukung dan penentang rokok sudah ada berpuluh tahun yang lalu. Biar kutegaskan sekarang: Kali ini aku tidak akan membahas perdebatan itu. Biarkan mereka yang anti-rokok berpendirian pada argumentasinya tentang 'bahaya rokok pada kesehatan', meskipun sambil lalu mereka turut menyumbang penumpukan sampah dan polusi pada bumi tanpa ada kesadaran mau menguranginya. Disisi lain, abaikan juga mereka yang mendukung gerakan merokok itu dengan argumen-argumennya tentang fiskal dan kesejahteraan petani tembakau, meski pada saat bersamaan mereka tidak pernah mau tahu persoalan petani tembakau di Indonesia. Mari, untuk sejenak, tinggalkan perdebatan itu, tapi jangan sekali-kali tinggalkan pasangan ...

Cerita Ziarah Wali, Peminta-minta dan Keikhlasan

Gambar
Sumber gambar: milik pribadi Beberapa jam sebelum keberangkatan pulang ke Jatim, saya bersama dua orang kawan menyempatkan diri untuk ziarah ke makam Sunan Gunung Jati. Letaknya tidak begitu jauh dari kontrakan yang kami tempati. Sebenarnya rencana ziarah ini sudah ada jauh-jauh hari bahkan sebelum saya tiba di Cirebon. Namun, karena kemalasan dan hal-hal lain, rencana itu tertunda hingga hampir saja tak terlaksana. Untung salah satu kawan saya mempunyai niat yang jauh lebih besar dari saya, dan saya pun akhirnya terpengaruh juga. Saya cukup suka dengan ziarah kubur. Tidak terlalu sering juga sih, dan tidak banyak makam-makam wali yang pernah saya kunjungi. Entah mengapa saya merasa nyaman saja. Meskipun pada saat itu saya tidak punya kepentingan apa-apa--dan biasanya memang tidak punya kepentingan--kecuali mengharapkan berkah dan ridho Allah melalui kekasih-kekasihNya tersebut. Bisa jadi, kesukaan pada ziarah kubur ini adalah 'ketularan' dari bapak saya. Belia...

Surat Cinta kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Baru Jawa Timur

Gambar
Sumber gambar: covesia.com Yth. Ibu Khofifah Indar Parawansa dan Bpk. Emil Dardak di tempat. Semoga ibu dan bapak senantiasa dalam keadaan sehat wal 'afiat. Saya sampaikan selamat kepada Ibu dan Bapak karena telah resmi terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur baru di Jawa Timur. Sungguh ini menjadi angin segar dan harapan baru bagi masyarakat. Akhirnya tiba juga giliran ibu dan bapak, khususnya Ibu Khofifah, menjadi orang nomor satu di Jawa Timur. Ibu dan bapak sekarang sudah memiliki wewenang yang lebih leluasa untuk mewujudkan mimpi-mimpinya membuat Jatim lebih maju, aman, sejahtera, merata, dan berpendidikan. Setidaknya gagasan-gagasan yang ibu-bapak sampaikan pada masa kampanye akan lebih gampang terealisasi. Sebelumnya saya ingin menyampaikan sebuah kisah yang mungkin ibu dan bapak telah ketahui. Tak apa, anggap saja ini sebagai pengingat sekaligus peringatan. Disebutkan dalam salah satu penggalan  sejarah peradaban Islam, bahwa ketika Umar bin Abdul Aziz dian...

'Nasihat' Paolo Coelho untuk Orang-orang Galau

Gambar
Sumber gambar: iyakan.com Perkara cinta dan sakit hati memang sulit untuk dipisahkan. Keduanya menyatu dan mengisi kehidupan. Pun, pembicaraan tentangnya tidak pernah sepi sepanjang jaman. Selalu saja ada cerita-cerita yang mengalir mengisi obrolan-obrolan manusia. Cerita-cerita dengan beragam latar belakang dan keistimewaan masing-masing selalu hadir memberikan warna-warni kehidupan manusia. Kali ini saya akan menyampaikan pesan-pesan Paulo Coelho dalam novelnya, Mata Hari, tentang mengatasi kegalauan karena cinta. Memang benar, buku ini tidak membahas secara khusus teknik-teknik move on atau recovery akibat patah hati. Paulo Coelho bukan seorang motivator kayak om Mario Teguh yang hampir selalu punya solusi untuk setiap masalah. Tapi apa yang diungkapkannya dalam novel Mata Hari layak untuk direnungkan, wabil khusus ila manusia galau yang lemah imannya. Novel Mata Hari sendiri adalah sebuah kisah yang diangkat dari peristiwa nyata. Ia berkisah tentang seorang wanita asal Be...

Dolly English ArtFest dan Politik

Gambar
Gambar: milik pribadi Bila Anda tidak tau bahwa ada komunitas  Dolly English Club (DEC) di Surabaya, kemungkinan besar Anda kurang asupan informasi. Sebab, komunitas ini sudah ada sejak berbulan-bulan yang lalu dan telah diliput oleh media nasional maupun lokal. DEC, sekali lagi perlu disampaikan, adalah komunitas yang berusaha memberi pengajaran kepada masyarakat sekitar kampung Dolly, bekas salah satu lokalisasi terbesar se-Asia tenggara, tentang pendidikan dan kesenian. Progam pengajaran tersebut khususnya ditujukan kepada anak-anak dan pemuda, dan tentu saja dengan gratis. DEC menginginkan perubahan (secara bertahap) terhadap masyarakat sekitar kampung Dolly. Bagaimanapun, harus diakui, persoalan di kawasan Dolly tidak selesai begitu saja setelah lokalisasi Dolly ditutup. Masih ada banyak persoalan yang perlu dituntaskan, termasuk soal pendidikan dan ekonomi masyarakat. Saya tidak bermaksud mengatakan bahwa masyarakat di daerah Putat Jaya itu tidak berpendidikan atau ...

Dua Kawan dan Ugal-ugalan yang 'Mendekatkan Diri' pada Tuhan

Gambar
Sumber gambar: majalahouch.com Barangkali kalian tidak akan percaya bila kuceritakan tentang Honda Beat edisi thn. 2011 CC 110 melaju dengan kecepatan 100 km/h. Persoalannya, kejadian itu tidak terjadi di sirkuit Sentul atau di landasan pacu pesawat terbang, tapi di jln. HR. Muhammad, yang kepadatan lalu lintasnya tidak usah kalian ragukan. Pergerakan motor matic ini amat lincah dan gesit. Meliuk-liuk diantara mobil-mobil dan motor-motor lain dengan sangat smooth tapi menukik, seperti akrobatik elit politik di negeri ini. Saya tidak tau apa yang ada di pikiran si pengemudi. Dia adalah Marc Marquez dari Pendil alias Rifki Sobirin. Tapi yang jelas, apa namanya kebut-kebutan di jalanan sepadat itu kalau bukan ajakan untuk menghadap Ilahi? Dia sungguh teman yang baik. Iya, kan? Ada lagi seorang teman yang tak kalah memukau. Namanya Nurul Huda, seorang dokter muda di RS. Dr. Soetomo sekaligus calon dokter gokil yang akan dimiliki bangsa ini. Dengan sedikit agak hiperbolis, dia ada...