Sensei Art dan Desain Grafis (not Gratis)
Sumber gambar: milik Sensei Art
Bisa jadi memang tidak penting untuk tau apa itu Sensei Art. Karena kata itu mungkin tidak akan pernah masuk pada ujian nasional atau tes CPNS. Tapi, sekali-kali jangan menafsir-nafsirkan bahwa 'Sensei' itu artinya guru dalam bahasa Jepang dan 'Art' adalah seni. Lalu dimaknai Sensei Art adalah sejenis seni bersenggama ala school teacher dari Jepang. Sama sekali tidak demikian, sodara-sodara.
Sensei Art itu adalah nama brand. Ia adalah jasa penerima editing photo atau desain grafis yang sedang berkembang di wilayah tapal kuda. Usaha ini dirintis dan dikembangkan oleh seorang lelaki yang menyedihkan. Hozan Qudsy namanya.
Hozan adalah teman baik saya. Dia salah satu anggota Power Rangers, sebuah genk nir-faedah yang penuh canda tawa. Dalam desain grafis, skill kawan saya ini tidak boleh diragukan. Dia sangat ahli menyulap wajah (foto) menjadi lebih keren dengan berbagai teknik: WPAP, Vektor, Karikatur, dan Lines. Hasilnya, bagus mengesankan.
Kalian yang wajahnya kurang beruntung, bisa dipermak menjadi lebih menarik. Atau, kalian punya pasangan yang tampangnya tidak ramah lingkungan alias mengganggu ketertiban umum, bisa juga kok dikamuflase menjadi lebih bersahabat dan membanggakan.
Teman saya ini dapat dibilang profesional, meskipun sebetulnya tidak begitu ketat mengatur waktu. Hanya saja, karena punya keuletan yang baik dalam bekerja, dia selalu tepat waktu menyelesaikan orderan pelanggan. Apalagi kesehariannya memang sudah sangat akrab dengan Photoshop.
Kalau kalian tanyakan padanya: siapa perdana menteri pertama Indonesia? Apa kepanjangan dari FIFA? Berapa jumlah provinsi yang ada di Indonesia? atau, karena dia lahir pada 10 Nopember, siapa Jenderal Inggris yang terbunuh pada perang di Surabaya, 10 Nopember '45?
Yakinlah, aku ini sahabat baiknya, dan dia akan kewalahan menjawab pertanyaan-pertanyaan level RPUL di atas. Tapi, jangan sekali-kali kalian uji dia tentang desain grafis, khususnya Photoshop. Itu sama seperti kalian bertanya tentang komunisme pada Xi Jinping, presiden Tiongkok.
Desain grafis sudah menjadi bagian dari hidupnya. Maklum, dia itu seorang jomblo. Sekali lagi, J-O-M-B-L-O alias tuna asmara. Jadi dia punya waktu banyak untuk bereksplorasi pada bidang ini. Terlebih lagi dia jomblo bukan karena pilihan, melainkan ditinggalkan oleh seorang wanita yang mungkin sudah sadar betapa tidak beruntungnya hidup bersama teman saya ini. Jadi, berawal dari sakit hati dan frustasi, dia mengalihkan fokus pada desain grafis.
Ngomong-ngomong tentang kejombloannya ya, sungguh bikin dada sesak. Silakan baca tulisan saya edisi 'Balada Cinta Hozan Qudsy'.
Sebagai seorang sahabat yang amat mengenalnya, aku dapat menjamin. Dalam dunia desain grafis, dia pakarnya. Sudahlah, jangan pikir panjang. Silakan order mumpung dia belum terkenal. Sebab jika nanti dia, katakanlah ditarik koran Tempo atau Kompas, pasti harganya berbeda.
Selamat mencoba!

Komentar
Posting Komentar